Friday, May 25, 2007

narsis : gue masuk koran


seperti yang gue ceritain di Kursus Decorating dengan buttercake itu

jadilah ada penampakan diriku di koran Bisnis Indonesia Edisi MInggu terbit hari ini.

hehehehehheh.
Plus nama dan tempat gue kerja lagi, bangga tuh boss gue...hihihi

Sunday, May 20, 2007

My homemade Pizza


di salah satu Episode Barney yang kerap ditonton my two precious,
ada cerita mereka lagi buat Pizza...uh slurp banget deh, jadi pengen buat.
Pucuk dicinta ulam tiba, dari edisi Majalah SEDAP bulan ini mengangkat resep variasi Pizza, voila!

Jadilah di hari terakhir long weekend ini, daku membuat Pizza.
tapi emang sok tau tingkat tinggi, dari resep yang harusnya pakai tepung terigu protein sedang, gue pake yang tinggi aja, karena kemaren abis buat Cinnamon Rollnya mbak Nining.

Dah gitu, main giling aja ngga liat petunjuk kalo digilingnya dengan ketebalan +/- 0.5 cm.
Hasilnya....tuh roti jadinya crispy, kaya' Izzi PIzza, ngga tebel dan soft kaya' rotinya Pizza Hut. Ye...lumejen lah buat beginner kaya' gue!
*menghiburdiri*
ini resepnya :

Pizza Margaritha

Majalah
Sedap edisi Mei 2007

Bahan dasar Pizza :

500 G tepung terigu protein sedang (gue pake protein tinggi...)
1 sdm ragi istant
325 ml air hangat
1 sdt gula pasir
1 sdm minyak zaitun
1 sdt garam


Saus dasar
2 siung bawang putih, cincang halus
1 bawang Bombaycincang halus
5 tomat, rebus, buang kulit, cincang halus
60 g pasta tomat (
gue pake saus tomat ajeeee....)
1 sdt garam
1 ½ sdt gula apsir
2 sdt oregano
1 sdt basil
2 sdm minyak zaitun untuk menumis


Topping
200 G kezu mozzarella, parut
50 G keju parmesan

(hehehe, gue pake keju cheddar, parmesan ama smoke beef aja...)


Caramembuat

Saus

  1. tumis
    bawang putih dan bawang bombay
    sampai harum
  2. masukkan
    tomat, tomat pasta, garam dan gula pasir. Masak sampai kental
  3. Menjelang
    diangkat tambahkan oregano dan basil, aduk rata.
Pizza
  1. Larutkan
    ragi instant dan setengah bagian air hangat. Tambahkan gula pasir, aduk rata. Diamkan 5 menit.
  2. campur tepung terigu dan larutan tagi instant. Uleni rata, tuangi sisa air
    sedikit-sedikit sambil diuleni sampai kalis.
  3. Masukkanminyak zaitun dan garam, uleni sampai elastis. Bulatkan. Letakkan di baskom
    yang oles minyak zaitu, diamkan sejam. Siap digunakan.
  4. Timbang
    masing-masing 200 G, bulatkan, giling tipis setebal ½ cm hingga berbentuk
    bulat.
  5. Letakkandi loyang datar yang dioles tipis margarine, tusuk2x adonan dengan garpu.
  6. Olesi saus diatas pizza, oven 10 menit denagn suhu 200 derajat C sampai
    setengah matang.
  7. Taburtopping, oven 10 menit sampai matang dan keju meleleh.
dan begitulah penampakan sang pizza....kalo mau liat yang beneran siy...beli majalahnya aja.



Thursday, May 17, 2007

berita

sebelum magrib saya menyimak Liputan 6 (ato Seputar Indonesia?), there was a shocking news…sebuah Honda jazz Hitam terjun dari Lantai 6 , tempat puteran untuk dari ato ke tempat pakir ITC Permata Hijau.

frekuensi saya (dengan mengendarai mobil) ke pertokaan tersebut memang tidak sering, agak shock juga karena siang tadi berencana kesana untuk membelikan Kevin sandal baru, ihh, jadi bergidik.

Eniwei, pada saat kerabat korban diwawancara, sebagian besar menyayangkan kenapa pinggiran “rail meliuk” ke tempat parkir tersebut tidak “dilapisi” besi/baja, hanya kumpulan beton, sehingga ketika mobil menabrak pagar pembatas, tembok tersebut jebol dan jatuhlah mobil itu. *sampai saat ini masih merinding*

Namun pihak pengelola ketika dikonfirmasikan kembali, mengatakan bangunan ITC permata Hijau telah sesuai spesifikasi gedung perbelanjaan. Bisa berarti hampir seluruh pertokoan memakai standar yang sama dalam membangun pagar pembatas “rail meliuk” atau di tempat parkir itu sendiri! Hmmm…setidaknya saya cukup sering ke ITC BSD yang juga memiliki “rail meliuk” ini, have to be really careful then.. (ya, saya tau jarak manusia dengan musibah pastinya cukup dekat).

Pengalaman saya terseram adalah di pertokaan Senayan City dimana saat itu Honda Jazz didepan saya (kebetulan sama mobilnya) sepertinya ragu-ragu dan pelan jalannya. Mungkin dia pusing juga karena ngga sampe-sampe ke atas , sehingga saya harus extra alert (plus deg2x an juga…) dengan medan yang cukup berliku/curam buat saya pribadi.

Lalu saya ingat acara National Geography yang saya tonton itu. Salah satu pakar mengatakan besi dan beton adalah dua sejoli yang sangat bersinergi. Pendek kata, kekuatan kedua komponen ini dalam menunjang beban (selama spesifikasinya sesuai) antara beban dan luas permukaan tak diragukan lagi. Mungkin si jeng sate kulit dapat dapat lebih menjelaskan secara belio insinyur sipil.

Balik ke gedung ITC PH itu. Gedung itu termasuk baru, nampaknya ketika keponakan saya, Mirza baru lahir, mall itupun baru Soft Opening, berarti mungkin 2 tahunan. Dihitung masa konstruksinya berarti 3 tahunan. Sepertinya saat itu baja di pasar international sangat tinggi karena China membutuhkan banyak baja guna membangun rel kereta api --- negara tersebut membuthkan baja dalam volume tinggi, dan akhirnya mempengaruhi harga baja dunia (saya bukan sok tau seperti biasanya , saat itu saya mereview satu usulan kredit dimana perusahaan itu adalah pabrik baja PMA )

Hmmm, mudah-mudahan bukan dengan alasan penghematan ya, tembok pembatas itu tidak berlapis baja walaupun seingat saya, tembok pembatas di pertokoan itu cukup tinggi. Peristiwa ini murni kecelakaan karena kabarnya si pengemudi baru belajar menyetir +/- 2 bulan ketika panik makin menginjak gas.

But anyway, my deep condolence for the accident. May they rest in peace.

Berita selengkapannya dan gambar dapat dilihat di sini
.
tadinya udah naro gambarnya, tapi jadi merinding.

Sunday, May 13, 2007

review : For One More day - Mitch Albom

The book is only 197 pp thick, but it took 2 weeks for me to finish the story, While waiting the KRL Sudimara - Palmerah and on the KRL itself.

From his two previous books, I found they're so inspiring, it made the readers appreciate their life no matter how bad it is. So did this book.

It tells Charles Bonetto’s story, being an alcoholic, his life was a mess in his elderly, his wife left him and even his only daughter didn't invited him to her wedding.
He decided to end his life, drinking while driving, then his car hit the truck.
He woke up not long after that, walk through the forest and there he is, in his hometown see his mother --- who has been dead for years.

And then the story begins, he was so happy to see his mommy again, the woman who raise Robertas (his sister) and him, by her own will because the daddy suddenly dissapear, with no reason.
being a broken home kids was hard back in those year, probably because the word "divorce" still strange.

Charles and his late mom has deep conversation, singing about the pass, and while talking he accompanied his mom visiting his mom’s college.

Story about the pass was labeled with "Times my mother stood up for me", "times I didn't stand up for my mother" where Charles been so sorry for disappointed or lied to his mom.

But still. Possey benneto try to make her babies a normal kids, even the family being left out from community, never been invited to birthday party nor new year eve, since the women in his hometown worried that his mom (who’s still pretty) flirting to their husband..

Charles got baseball scholarships for the college, things that made POssey so excited, since none of the extend family had go to college. . yah, his dad really hard on him for this.

In college, the daddy suddenly called him, advice him to give up college and play in Minor league --- things that his mom surely dislike about. For his dad, playing in minor league it’s the easy way to have money.


He follow his dad's idea, give up college - drop his school - mess up in minor league - and ends up being pathetic sales man.
Somehow Possey still supporting any decision Charley made, even her heart cry.

Turns out, his conversation with his dead mother is his coma time shortly after the accident. There he has all the answer of the Benneto’s skeleton in the closet. .

Will charles get second change? Try to fix his messy life?

go get your self in nearest kinokuniya or periplus! *wink*

Saturday, May 12, 2007

untung jadi orang miskin?

hihihi...padahal kalo ngga ada duit pusing juga kepala gue.
pasti udah pada tau kasus PT Wahana Bersama Global yang (katanya) "menghilangkan" uang nasabahnya, tak tanggung, volumenya sampai trilyun-an.
Majakah Tempo beberapa minggu lalu pun mengangkat berita ini, dan gue cukup terkesima dengan orang-orang yang duitnya raib.
Kalo tidak salah, ada bapak Agung Laksono, ketua DPR, ayah dari anggota DPR Angelina Sondakh, dan beberapa artis, kalo ngga salah siy ada nama Sandy Harun.
dan uang yang mereka invest luar bisa besarnya, lebih dari puluhan milyar.
Hmmm...rejeki mereka (yang punya saving puluhan miliar rupiah itu...)diatur lewat mana yaaaa , sampai segitu besar savingnya (kalo saving gede, income lebih gede lagi donk...)

Dan korban ternyata berdatangan dari mana saja, ada yang mengumpulkan uang dengan susah payah untuk anak-anaknya sekolah, buat beli tempat tinggal...*sorry for them*

eniwei, uang saat ini bukan saja alat tukar uang, ambruknya Rupiah pada tahun 1997 membuktikan bahwa uang saat ini menjadi komoditas, sama seperti coklat, timah dan CPO. (eits, ini siy sok taunya gue, cmiiw).

Cerita PT wahana yang di-klim money game/ lembaga keuangan fiktif, dll membutuhkan modal cukup besar.
Gimana money game, yang membutuhkan modal relatif sedikit. Pernah juga dapat selebaran yang menggunakan ATM BCA sebagai media, untuk orang ke -empat mentransfer kepada ketiga orang diatasnya, ato orang keempat mengirim rp 10.000 kepada orang no 1, lalu nama dia naik keatas, dia harus menyebarkan ke sepuluh orang lagi. Ada ngga ya orang yang dapat ratusan juta seperti ilustrasi itu? siapa yang ngga tergiur denagn modal rp 100.000 bisa dapat jutaan bahkan ratusan juta.

sama seperti cerita wahana ini , siapa yang tidak tergiur dengan hasil investasi yang bisa lebih dari 20% per tahun (berarti hampir 2 kalinya Deposito rate Rupiah --- belum potong pajak). Mungkin bisa,kalo investasi itu di'cemplungkan' langsung - tanpa lembaga penghimpun keuangan- ke sektor riil, seperti beli lahan kelapa sawit yang sebelahan ama Pabrik Kelapa sawit-nya *soktaulagi*

Besar "pesona" selembar kertas bernama uang itu memang luar biasa, bisa bikin gue (ah, mungkin bloggers mommi juga gitu kan *nuduh*) uring-uringan di tanggal 20-an..., BT juga jumlah yang harus dikeluarkan atas denda yang dikenakan si asuransi itu (tetuep...), bisa bikin orang berantem bahkan melukai, bikin para the haves Indonesia berpikiran tidak sejernih biasanya...

Setelah membaca artikel itu, gue dan Paulin rekan sebelah meja gue ketawa-tawa nyegir kuda:

"baru kali ini gue seneng hidup pas-pasan...kalo gue kaya, mungkin udah jadi korban juga"

dan bisakah uang itu tidak 'semempesona' saat ini lagi?
tulisan mas satriyo dari ulasan Lawan Dolar dengan Dinar mungkin dapat disimak.

Wednesday, May 09, 2007

Menyebalkan : Asuransi Sequislife

Gini niy, jadi manusia biasa, cashflow pas-pasan bukan prime customer disatu tempat. *sigh*
Waktu Kezia lahir dulu, gue buat asuransi pendidikan buat dia, di suatu asuransi ternama dan berpengalaman cukup lama dengan premi asuransi sebesar XXX /tahun, karena gue ngerti lah, pendidikan mahal banget dan asuransi pendidikan ada proteksinya.

Waktu Kevin lahir, gue juga melakukan hal yang sama donk, namun saat itu kondisi cahflow kami lagi pas-pasnya banget deh, gue nyari-nyari asuransi lain yang kira-kira cashflow kita sesuai deh.
Dapet deh niy, asuransi tersebut diatas dengan program Smart Kids Plan nya, ngitung ngitung dan ngebandingin dengan asuransi pendidikan dari perusahaan sejenis lainnya, lumayan masih sesuai dengan cashflow, dan rasio pembayaran vs penerimaan sedikit lebih besar dibanding yang lain. (fyi : perusahaan tempat asuransi pendidikan buat kezia dibuat yang paling kecil—tapi ternyata ini yang paling OK pelayanannya!).

Abis itu emang mulai rada aneh siy, gue dah bayar premi pertama, agen dari perusahaan asuransi tersebut diatas masih aja nelpon 3 gitu.

“kapan niy gabung sama kita,bu?”

Tentu, dengan suara manis manja ala agen asuransi penuh janji janji surga gitu deh, if you know what I mean!

“saya kan udah buat, dari agen A”
“oh gitu, trims”

lalu bulan depan ditelpon lagi, gue berikan jawaban yang sama

Lalu bulan depannya ditelpon lagi, saat pembayaran kedua gue lakukan.
Akhirnya gue bilang :

“Saya ngga ngerti deh ama cara kerja dan database kalian, kok berulang kali nelpon customer dengan tawaran yang sama,ya?”

The calls stop ever since.

Nah, kemaren gue terima SURAT PEMBATAN POLIS, karena menurut perusahaan asuransi tersebut diatas, kami telah lalai membayar premi yang harusnya jatuh tempo 1 Maret 2007.
Gue cari lagi file2x pembayaran gue, abis banjir gue pernah terima kwitansi pembayaran asuransi, tapi tinta yang dipakai poor quality (apa efesiensi, pengiritan ngga genah?), jadi gue ngga bisa baca itu pembayaran yang mana, apa yang ini ya?

Gue lalu inget, niy perusahaan asuransi emang agak ajaib juga siy servicenya, notifikasi jatuh tempo pembayarannnya biasanya gue terima paling cepet 2 minggu sebelum jatuh tempo! Beda banget ama agen asuransi nya Kezia yang sebulan sebelumnya udah diremind oleh si agen.
Sehingga apabila jatuh tempo 1 Maret 2007, kemungkina gue terima bulan februari saat rumah kosong selama 6 minggu karena gue ngungsi abis banjir. Jadi, SURAT untuk melakukan pembayaran TIDAK PERNAH SAMPAI KE TANGAN GUE!

Akhirnya gue emailnya di care@sequislife.com, panjang lebar gue ceritain, no response.

Akhirnya gue telpon juga,ngga ada respon siu.

Oh, yeah, seperti yang gue takutkan selama ini,
kalo ada nasabah complain seperti biasa lempar pingpong donk!
Pertama nelpon 5706400, disuruh nelpon bu Indah di 520 XXXX, 5 kali ditelpon ngga ada jawaban.
Gue telpon headquarternya, sampe jam 8.25 operatornya sibuk (ato belum datang??)
Gue asal aja pencet extension dapat dan dilempar .

Ok, akhirnya diterima, gue ceritalah panjang lebar gue bilang masih dengan baik-baik kemungkinan gue ngga terima karena gue kebanjiran, gue ngungsi tumah kosong.
Disini ketidak sopanan si customer service ini :

“lho mustinya ibu lapor donk ke Kita rumah kosong!”

“lha mbak, saya kan juga dah sibuk bersih-bersih, ngurus surat 2x yang ilang ato basah, bla…bla..bla…"

(prihatin dikit kek mbak, emang gue ngarep tuh banjir???)

“ya bukan salah kita donk” (gini kali ya service quality asuransi tsb???)

“ kenapa kurirnya ngga simpen balik kek bilang rumah dalam keadaan kososng “
(berdasarkan pengalaman karena suami gue ikut asuransi lain yang diberlakukan begini, ketika kami pindah rumah dari blok G ke blok A)

“Nasabah kita banyak kali bu, bisa berkarung-karung surat kalo gitu, lagian itu bukan Sequislifenya yang ngurus, jasa kurir lain”

Lha, emang gue pikirin yang ngurus pengiriman dokumen siapa? dodol juga ya tuh orang????Oh ya, btw, selamat ya mbak, nasabah perusahaan anda banyak....*SINIS*

Akhirnya suara gue tinggi --- uh, yang diujung telpon mewakilkan perusahaan ini apalagi!!! Gue cerita aja gue ogah bayar denda, bukan salah gue, tentu lebih nyolot lagi manusia nista itu yang gue lupa Tanya namanya sapa (kalo gue inget, udah mau gue tulis ke koran niy!)

Pas gue minta dipulihin tuh asuransi , dia juga ogah2x gitu nerangin, termasuk permintaan gue untuk mengantar form ke kantor. Dooo, padahal dulu pas mau join semangat bener si agen. Sayangnya gue ngga nyimpen no telp agen tempat gue buka polis ini.

Gue pasrah aja deh, kalo gue mau berhintiin program ini, gue lebih rugi lagi karena sekian dana yang udah gue bayar paling Cuma balik 15% dari yang gue bayar….

Asik juga tuh perusahaan, suruh kita join nelponnya sering banget, kasih reminder kek lewat HP/telpon…untuk apa minta data lengkap nasabah.
Rugi kali ya tuh asuransi kalo remind nasabahnya…biar argo dendanya jalan terus, duh…


Dan sampai saat ini, 12 jam setelah gue kirim email --- ngga dibales tuh (email tersebut dibaca, gue bikin read request), terlalu takut? Ato terlalu arrogant? Mentang-mentang saving gue disana dikit…duit gue pas-pasan…

Jangan kejadian siy(amit-amit deh ), tapi kalo bad thing happened, gue ngga bisa nge-klaim, nasib anak gue terkantung2x! Mustinya itu donk yang kalian pikirin wahai agen asuransi Sequislife!

Kalo (syukur alhamdulilah dulu ah…) gue punya uang lebih, ngga bakalan deh gue taro saving gue perusahaan ini lagi biar kata dapat iming-iming naik haji gratis pun! Kapok!
Menyebalkan

Sunday, May 06, 2007

my second decorating class

still in the passion of baking,
seperti keinginan gue untuk bisa mendekor kue, jadilah gue ikutan kelas pertama milis teras kuliner di Wilton - Fatmawati. sempet telat setengah jam karena harus ke sekolah Kezia (yang baru) untuk ngepas seragam doi.
gue pilih kue yang bentuknya bundar aja...biar gampang...hihihihi.
lumejen lama juga niy kusus, dari jam 10 sampai jam 3-an...tapi ngga berasa lho.
Jadi di kelas ini (harusnya siy...kelas pemula, tapi kayaknya yang ikut udah jago2x bener deh, minder.com gue...),teh uceu
ngajarin bisa bikin mawar, bahkan 'ngancam' ngga dapat makan siang kalo belum bisa bikin mawar.
Yah gitu deh, jadi gue punya property baru neh, Paku Mawar, yah...bentuknya kayak paku gedeeee...biar pas buat mawar tuh paku bisa diputer-puter pake tangan kiri, sementara tangan kanan megang spuit (untuk mawar merek wilton # 104).
Confession! mawar yang tengah bukan buatan gue, buatan mbak wiwik, doi berbelas kasihan ama gue karena setelah 15 kali percobaan tuh mawar ngga jadi-jadi...

Btw, biar gue telat, tapi gue duduk paling depan...acara ini diliput oleh wartawan bisnis Indonesia , jadi deh gue diwawancara juga, *narsis-ngga-ilang-ilang*
tungguin ah tuh koran 2 minggu lagi (kata wartawannya liputan itu baru turun cetak 2 minggu lagi)...

Trus...nama Mirza itu, nama keponakan semata wayang gue yang berulang tahun kedua hari ini, yah...abis disuruh bikin mawar siy ,Nak...terpaksa biar biar kamu pria tampan, kuenya ada mawar.

Acara ditutup setelah tumpengan dulu (selamatan milis baru)...nyam nyam...

Wednesday, May 02, 2007

next weekend Project

  1. The Kite runner - Khaled Hosseini ( yeah..better late than never lah....)
  2. For One more day - Mitch Albom (I found his two previous books were very inspiring) pp 25 so far
  3. Khadijah The True Love Story of Muhammad - Abdul Mun'im Muhammad pp 65 so far

No wonder Muhammad said this to Aisyah:

"Demi Allah, aku tidak pernah mendapat pengganti yang lebih baik daripada Khadijah. Ia yang beriman kepadaku ketika semua orang ingkar, ia yang mempercayaiku takkala semua orang mendustakanku. Ia yang memberikan harta pada saat semua orang enggan memberi. Dan daripadanya aku memperoleh keturunan, sesuatu yang tidak kuperoleh dari istri-istriku yang lain"

Monday, April 30, 2007

KKN pun dapat menewaskan 500 orang


kemaren gue nonton National Geography di Metro TV, feature yang cukup menegangkan menurut gue. menceritakan Sampoong Departemen Store di Seoul, Korea bangunan 5 lantai yang blas...roboh, rata dengan tanah 29 Juni 1995.

Ketika korban-korban dievakuasi, blueprint dari Mall besar ini dievaluasi lagi. Suspect-nya tentu pada kekeuatan beton, tapi sample yang diuji coba di lab, beton bangunan ini bagus kondisinya.
Ternyata ada temuan bahwa diameter besi penyangga, (ato kolom penguatnya?) diperkecil dari rencana semula.
Mall Sampoong ini rencananya mau dibuat perkantoran, tapi si pemilik berpikiran lain ketika design sudah jadi, ingin merubahnya menjadi Mall.
Kontraktor pemegang tender awal mundur, karena tidak berani untuk mewujudkan keinginan si pemilik gedung.

Selain itu, blueprint yang harusnya untuk lempat lantai, pada masa konstruksi ditambahin lagi satu lantai, pemilik bercita-cita memiliki restoran di lantai terakhir.
dan untuk menambah kenyamanan pengunjung restoran, dibawah lantai 5 itu dipasang pemanas.

mall tanpa AC? tentu tidak nyaman, dipasang lah 3 AC raksasa untuk mendinginkan void di mall tersebut, beban dari 3 AC, yang semula di sisi kiri (perumpamaan aja neh) kalo ngga salah 30 ton?(300?3000? lupa...), ternyata bermasalah, jadi dipindahin ke sisi kanan...(pokoknya opposite deh...!) tanpa menggunakan crane, iuntuk menekan biaya, ibarat bicara sehari-hari,tuh AC didorong-dorong aja dipindahinnya bukan diangkat, jadilah atap bangunan itu retak-retak karena pergeseran tersebut.

so, dengan harusnya 4 lantai jadi 5 lantai, ditambah lantai paling atas restaurant dengan Kitchen Equipment yang pastinya berat-berat (kompor, chiller, oven, dll), kolom penguat yang diperkecil ukurannya, pemanas yang nangkring dibawah lantai 5, plus AC yang udah berat, didorong-dorong pula memperparah kekuatan gedung ini...

setelah gedung ini berumur 5 tahun, amblas...it was matter of time actually, soon or latter pasti collapsed juga! in this case, 5 tahun!
Sehari sebelum roboh, ada pengunjung restaurant yang melihat atap yang retak, on the D Day ruangan dapur restaurant pun dapat "limpahan" pasir dari atap.
Pemilik hanya menyuruh mematikan AC (karena AC hidup, beban makin berat), dan melapis retakan tersebut. Sejam kemudian terjadilah petaka itu.

dari sekitar 1500 pengunjung, 500 lebih dinyatakan tewas, namun Seung Hyon Park, pekerja dept Store tersebut selamat setelah 17 hari terkubur dibawah reruntuhan bangunan tanpa makanan namun ada sedikit air dari hydrant pemadam kebakaran.

Setelah di investigasi, ternyata perijinan pembangunan Sampoong Mall juga pake menyuap 12 aparat pemerintah setempat. Si pemilik beserta anaknya, dan 12 Pemda Seoul were sent to jail.

Hmmm...jangan sampai kejadian serupa menimpa bangsa ini yang kabarnya udah mendarah daging KKN-nya...membayangkannya saja gue takut!

bisa juga dibaca disini
termasuk fotonya juga diambil dari situ.

Saturday, April 28, 2007

baru melek teknologi

waktu sang pujaan hati *blink blink* cerita mau ambil international mobile (doh fan, apa siy istilahnya) yang kepikiran ama gue antara lain :
how we'll manage to communicate THAT often..
(dan tentu saja...murah...)

kebutulan jaringan broadband yang gue pake sekarang ada promosi, denger2x dengan Skype bisa telpon2x an dan gratis...jadilah gue pelanggan jasa layanan broadband ini.

tapi akhirnya malah makin demen ber-blogwalking ria dibandingkan niatan semula
belum addict seperti kebiasan gue minum secangkir Mochachinonya Nescafe nyaris 3 gelas sehari siy,tapi cukuplah bikin gue rada males bangun pagi setelah heboh berchatting ria dengan jeng sili, ato uni ibed yang beda timezone nya jauh banget, yang dibahas ngga penting2x banget juga padahal...

lalu awal bulan lalu (kalo ngga salah) ketika ada pameran komputer & digital besar-besaran DI JHCC, gue pun tak kalah semangat membeli webcam dan streo multimedia headset.
untuk tujuan yang mulia...biar kalo chatting bang hendri bisa liat anak-anak dan sebaliknya.
ternyata oh ternyata...konon ditengah laut sana webcam adalah barang haram...

ngga bisa deh si ayah liat anak2xnya...(tapi tampilan webcamnya juga rada burem, yang murah siy belinya...)
si head set masih dianggurin aja...dan tetaplah ayah menelpon (lewat skype juga, tapi pake yang bayar...) dengan metode konvensional, pake fix line nya telkom.
Dimana kalo ngobrol harus antri, ada jeda waktu lagi sebelum pihak sebrang menjawab
lama bener...berasa di jaman penjajahan Jepang (iya...gue belon lahir waktu itu...)

siang ini acaranya serah terima benang untuk dirajut oleh Linda di Bintaro Plaza, got nothing in paticular to do lalu berencana ke rumah uni erfi yang hampir 3 bulan melahirkan dazqa dan belum sempat ditengok, ternyata doi mau jalan2x ke PIM 2, ya sud lah...kita ketemuan disana aja...(padahal gue berharap makan pancake saus pisang tuh di Cilandak..)
selama perjalanan Linda mengingatkan gue untuk mencoba tuh headset-yang-entah-gue-lupa-ditaro-dimana untuk berkomunikasi dengan murah.

oh bisa ya????? *gubraks*

pulang langsung online lagi di YM, ternyata ayah lagi online...lalu sibuk berchatting lah kita...
(percakapan ngga penting)

my hubby(4/28/2007 2:57:41 PM): ada head set ngak
still my hubby (4/28/2007 2:57:48 PM): ayah telp kesana

*sibuk nyari*
*ketemu*

me (4/28/2007 3:00:08 PM): tinggal dicolokin aja ya...?

ya...ya..you may laugh at me,

trada...telpontelpon deh...
pake YM suara disebrang lebih merdu *halah*, kaya' telpon local fixed line, dan sambil telpon telponan masiy bisa BW, hihihihi.
akhirnya bisa juga gue memanfaatkan teknologi dan meluruskan niat semula memasang broadband.
kemane aja Ky.....???

Friday, April 27, 2007

chicken shouffle

Yu Huuuu...gue ngga nyangka ada secarik resep juga di blog gue...
tapi sepertinya ibu tiga anak ini pengen banget gue bikin foodblog *pletak*
begini ceritanya :
ibunya temen kantor ada yang jago masak, dan membuat chicken shouffle sebagai jualan adalannya, enak banget...
tapi ya gitu deh, berhubung resep andalan, ngga semua orang dikasiy tau...kalo ngga salah siy, anak semata wayangnya juga engga dikasiy tau...
jadi gue cari tau aja sendiri, pertama-tama nanya di forum blogfam, lama baru ada jawaban dari Lisa di paris, duh...thank you banget ya bu.

Sebelum tau dapat jawaban dari Lisa, sempet nanya juga di milis dapur bunda, dan dijawab ama Indah.
Jadi hari sabtu pagi yang lalu gue buat chicken shoufle resep dari Lisa masih ada sisa fillet ayam, minggunya karena fanny datang ke rumah gue buat lagi, kali ini nyoba resepnya neng.
and ya, as ussual, penampakan tidak menggugah orang untuk pengen makan...tapi ngga ada salahnya dicoba weekend ini ok!

karena gue yakin ngga semua pecinta blog ini *pletak* ikutan forum blogfam maupun milis dapur bunda, maka saya sertakan dirumah ini...mari...

ala lisa

Bahan :
2 Filet ayam
100g keju parut (keju tipe emmental)
70g mentega + 20g untuk cetakan
1 st kari bubuk
6 telur
30cl susu cair = 300 ml (in case mathnya ada yang suka error kaya' gue...)
70g terigu
1 sm minyak
Garam, merica

Cara :
Panaskan minyak dan masak filet ayam sambil dibalik balik.
Dinginkan, kemudian di haluskan dg blender.
Panaskan oven 210°C
Potong mentega kotak2 kemudian cairkan dg api kecil. Masukan mentega dan biarkan selama 2 menit sambil terus diaduk. Sisihkan.
Pisahkan putih dan kuning telur.
Masukan kuning telur, keju parut dan kari bubuk ke campuran mentega/terigu. Tambahkan garam dan merica. Kemudian tuangkan susu yg sudah dingin dan taruh di atas api kecil. Terus aduk sampai mengental. Sisihkan panci dari api, kemudian masukan ayam yg telah diblender. Aduk secara merata.
Kocok putih telur sampai tinggi, kemudian campurkan ke adonan ayam.
Tuangkan adonan ke cetakan soufflé yg sudah diolesi mentega.
Masukan ke oven selama 30 menit. Hidangkan segera setelah keluar dari oven.


ala neng

Souffle Ayam Keju

Bahan :
75gr margarin
90gr terigu
1 buah bawang bombay(cincang halus)
garam secukupnya
merica secukupnya
4 kunigntelur
1/2 sdt bubuk pala
400ml susu cair
250 gr keju cheddar parut
2 lbr ayam asap, iris korek api
4 putih telur, kocok sampai kaku

Cara:
-panasin margarin, tumis bawang bombay sampai wangi, trus tambahin
trigu, aduk2 trus tambahin susu sedikit demi sedikit, aduk sampai
kental trus angkat dari api.
- adonan agak dingin trus masukin kuning telur satu persatu dambil
diaduk rata.
-Kasih garam, merica, bubuk pala, keju dan ayam asap tadi.
-Campur adonan dengan kocokan putih telur, aduk rata.
-Tuang di mangkuk pyrex atau yang tahan panas, panggang deh :

Saturday, April 21, 2007

kue ultah kezia

terima kasiy buat teman-teman yang memberikan ucapan selamat ulang tahun buat kezia ya...
rencananya memang mau dirayakan, tapi weekend ini sang ayah sudah kembali mencari senggengam berlian sesuap nasi. Itu juga sudah diundur seminggu dari jadwal semula.
Akhirnya ayah ada di rumah juga pas ulang tahun anaknya...ckckckc
(kezia ultah pertama ayahnya dinas di geothermal Gunung salak, pas ultah kedua dan kevin setahun di Matak, Natuna sana, tahun ini nyaris miss his baby's birthday again).

eniwei, biar ngga dirayain, tetap ada yang lain. ehm, itu lho, jari tangan gue yang mendadak jempol semua pas di dapur kali ini buat kue triple choco caramel cake ala teh uceu yang kondang itu.
Karena ngga bisa decor pake butter cream (perlu kursus biy kayaknya) dan ngga sempat nyari fondant untuk di dekor (nah, yang ini pernah ikutan kursusnya) , cuma dilapisi pake ganache, tulisan Happy Birthday ama buah strawberry 2 biji.

penampakannya emang hancur,, tapi rasanya kan enak...terima kasiy ya, teh.
resepnya bisa diintip disini
kezia juga belum ngerti ini tuh kue tampak luarnya hancur, hahahahhahah. Anak-anak gue doyan banget (mungkin dalam hati berpikir, bisa juga bunda buat kue)
Oya, nit, udah gue tunjukin ya kue ultah nya...hahahah

Tuesday, April 17, 2007

3 tahun Permataku

Awal April 2004,

Saya lagi nunggu taxi di halte depan kantor, perut yang semakin besar sudah ngga sanggup untuk berdesak2xan di Bus, naik turun angkot sekalipun dapat duduk.

Telfon berdering

‘Abang dijadwalkan training ke Inggris, boleh brangkat engga?

"ya, pergi ajalah.Kesempatan. Ngga bakal bisa mindahin sakitnya juga "

’anak kita suruh keluar aja sebelum abang berangkat’

"emang narik uang di Bank "

15 April 2004

kembali ke bintaro, abang sudah off, +/- 10 hari sebelum ke UK buat training.

(dulu belum punya asisten, setiap hunny ke field, saya balik ke rumah ortu)

16 April 2004

00:00 malam niy perut undah kontraksi,sepanjang malam ngga bisa tidur.

05:00 mesen taxi blue bird buat jam 6 pagi

06:00 ke rumah Sakit graha medika (kami belum punya mobil saat itu)

07:00 ternyata masih bukaan satu.

17:15 setelah 10 jam di kamar bersalin, balik ke kamar perawatan aja, kontraksinya hilang

19:00 malam mulai konstraksi lagi, jalan-jalan di koridor.

20:30 balik ke ruang persalinan, mules2x abis, ngga bisa tidur.

22:00 mulai bleeding, tapi masih bukaan 4.

And the rest of the night, kontraksi yang semakin menjadi.

17 April 2004

06:00 ketuban dipecahin udah ijo, udah bukaan 8

dan belom keluar2x juga, posisi janin melintang,,.kepalanya terhambat di ‘jalan lahir’

6.45 di ruangan OPERASI,

"bayinya gede banget!" teriak dr anesti.

‘saya udah prediksi siy, tapi ngga nyangka segede ini’ sahut Dr Lukman,SPOG

they put me to sleep, I remember nothing then.

11:00 di kamar perawatan

"ini bu anaknya, paling besar (4,160 kg/51 cm fyi)

21 April 2004

hujan lebat di Jakarta, sorenya macet gila2xan diseluruh penjuru, bikin frustasi penduduk Jakarta dan sekitarnya. Seorang teman ngedumel (dalam emailnya yang saya baca seminggu kemudian) dari cikarang ke grogol menempuh waktu 8 jam!

Kami juga frustasi dengan bill rumah sakit, ckckckckck :P


But anyway,

To my dearest daughter,

Bunda and ayah hope, we already give you the best,

But if we don’t

We will keep trying honey,

Happy third Birthday My First Precious

Permata pertamaku,

Charger cinta dan spirit kami,

Semoga Kak Kezia jadi anak sholehah,

Yang bermanfaat buat keluarga, agama dan negara.

Amin.

pondok aren, 17 April 2007

Saturday, April 14, 2007

calling gita

I received text message in my Mobile Phone


INDOSAT

12 – Aprl – 07 14:59

Make longer IDD call at local rate to 15 countries. Price only Rp 85/6 second until July 31,07.

Press 01016+country code+ Area Code +Telephone Number.


So, I called my college mate, Gita who lives in Singapore.

010166598XXXXXX


first attempt : she didn’t pick it up

second attempt : no response from host


I write her a message:

“it was me, trying an Indosat low fare promo”


"sorry, I thought the call from insurance agents"


then I gave another try

she pick it up

mind about our unnecessary-one-minute-and-half- conversation, but her voice was clear, as if she’s 100 meters away from me.


PS: I’m not an Indosat PR slash marketing, slash stuff like that.

Ye’ know, the promo sometimes wasn’t good as it was advertised.

Thursday, April 05, 2007

lagi? kok bisa?

mohon maaf ya, postingan gue kali ini rada emosi, ya marah, ya BT, ya nyolot, dan yang pasti sedih, sampai berair mata ini.
mungkin udah baca di media cetak/virtual/audio visual, kampus yang-katanya-mencetak-calon pemimpin-bangsa-yang-kena-krisis-multi-dimensi-ini bikin heboh
LAGI! LAGI!LAGI!
entah bodoh entah pandir kita ini! (ok, gue emosi, kalian yang baca ini bukan salah satu yang pandir nan bodoh).
Kok bisa kejadian yang sama terulang kembali?
Hilangnya nyawa seseorang bukannya harga yang sangat mahal untuk pembelajaran?
Cliff Muntu, pemuda asal Pahlawan Nasional Sam ratulangi kembali kerumah orang tuanya dengan keadaan kaku... tinggal masuk liang lahat.
Ya Rabbii, kok ada lagi siy.
Gue masih inget nonton CAKRAWALA di ANTV, gimana ayah Wahyu Hidayat menenangkan istrinya yang gue rasa hilang separuh nyawanya, melihat anaknya tinggal jasad.
Entah gimana kelanjutan peristiwa ini, seingat gue pihak SCTV sempat mendapat lalu menyiarkan video tentang kekerasan yang berlangsung disana. Langsung jadi pembicaraan hangat, then menguap!

Huah, tahun 1999, pertama kali gue lewat kampus yang entah tahun kapan (gue ngga peduli, penting emangnya tau?) berganti dari STPDN menjadi IPDN , kayaknya ini kampus asri di daerah pinggiran jatinangor sana.
The news I heard 4 years latter proof me wrong.
Udah ada tindak skorsing (ato pemecatan mungkin) buat 5 tersangka kasus ini.

Mudah-mudah bener-benar diproses, setidaknya gue (masih) berharap hukum di negeri ini somehow masih ada yang mau menegakkan.

dan buat kalian executor Cliff Muntu (terserah siapa kalian, dari propinsi mana kalian), mudah-mudahan 40 tahun lagi kalian tidak merasakan ya...

"bagaimana dengan air mata, keringat dah darah kalian didik dan besarkan anak-anak kalian...
pergi shubuh pulang larut malam kalian rela,
di saat usia senja kalian, badan kalian sudah letih, tapi bahagia,
anak-anak kalian sebentar lagi mandiri, kerja mencari nafkah dan mungkin kemudian menikah...
menghadirkan canda dan tawa cucu-cucu kalian
tapi, sebelum angan-angan indah itu terwujud,
anak kalian pulang ke rumah denga tubuh yang kaku,
wajah yang biru
di ekesekusi teman-temannya sendiri...
oh, percayalah,
ketika anakku demam saja tak henti aku memohon kesembuhannya...
untuk membayangkan bahwa aku tidak bisa bertemu anak-anakku lagi saja aku sudah tak mau,
apalagi merasakannya...
Sungguh, percayalah padaku"

PS : untuk bapak yang saya pilih ketika kezia berusia 5 bulan, tolong minta para asisten bapak, seriuslah menangani kasus dari institusi ini, ya Pak?

Wednesday, April 04, 2007

si kardi


Lagi2x setetelah baca tulisan pak syamsul
di kantor tempat saya bekerja, di lantai saya bekerja juga, ada seorang Office Boy, karyawan International Servive S (ISS ituu loh...????) namanya Kardi, kelahiran tahun 80, pemuda rantau dari Boyolali.
Awal bergabung dengan ISS, doi ditugasin di Malaysia, namun sang bunda keberatan anaknya merantau terlalu jauh, jadilah doi kembali ke Indonesia dua tahun kemudian, setelah kontraknya habis.
Tentu, denga gaji yang jauh lebih kecil,
Mungkin ada sekitar 2 tahunan dia di Jakarta, lumayan rajin siy.
Mulai hari Senin kemarin dia naik pangkat jadi Messenger, tukang antar dokumen.
Tentu, baju biru ala OB nya ditinggalkan, sekarang pake baju putih celana hitam dengan tulisan tempat saya berkerja di saku kemejanya.
Tentu juga , pundi-pundi blio bertambah (walaupun mungkin tidak begitu besar)
Dia mampir ke ruangan kami (sekarang doi mengabdi di lantai lain tapi masih di tempat saya bekerja).
Menceritakah ihwal dan proses mengapa dia bisa “naik pangkat” jadi messenger.

“sukses lah, Di. Kerja yang bener” kata mas PJ.
“iya mas, ma kasih”
Di, mumpung gaji kamu udah naik, coba aja daftar kuliah. Sekolah lagi, untuk kedepannya” timpal saya.

Then in my surprise doi jawab :
”udah mbak Ky, saya sudah daftar di-sebuah-STIE-di-Pasar-Minggu-dekat-Rel. Agustus ini baru masuk”

Wow, even seorang ‘so-called-kelas-menengah-kebawah’ pun pantang lapuk menghadapi masa depan. Salut Kardi!

Sunday, April 01, 2007

the lil princess



anakku,
mata(nya) duit(an)
bukan niru bunda loh ya....

Tuesday, March 27, 2007

rumah nan tentram

Baca tulisan disini, gue jadi pengen berceloteh,
Walopun emang rumah ngga ditengah sawah (pause mode on : pondasinya harus kuat kali ya, biar ngga melorot). Entah ada relevansinya tulisan itu ama tulisan ini. Terserah lah ya, blog2x gue…
(lagi-lagi) pasca banjir, hal yang saya urus pertama adalah telkom dan jaringan speedy-nya. . Penting buat komunikasi sama ayahnya anak-anak yang kerja off shore.
Lagian rugi, kuota speedy yang tidak terpakai, padahal gw tetap wajib bayar.

TV masih burem, tapi biarlah.
Otomatis seminggu kemaren, niy SONY 21 inchi 'tidur' - tak tersentuh- dicuekin.

Dan kami (at least gue) merasakan 'sensasi' tersendiri.
Kicauan burung yang lebih indah dari lirik lagu Jablai *wink*,
Manggil assisten ngga perlu teriak-teriak ampe kedengeran ke rumah (beneran) ibu ini ,

Anak-anak, entah kenapa, bisa lebih cepat tidur siang, ngga pake main-main dulu kayak biasanya, (apa karena ngga ada suara sumbang dari TV yang mengganggu fungsi entah otak kanan entah otak kiri ????).
Tentram.

Dan rasanya gw lebih punya banyak waktu untuk semua aktivitas, beresin lemari, beresin kamar, nyobain resep (*winkwink*), nyapuin gudang atas, sore hari ngajak anak-anak jalan-jalan…taelah,

tetep aja, 24 jam kayaknya kurang…
PS: apalagi rumah di tengah sawah ya,,,

Thursday, March 22, 2007

E numbers

Gw lagi insyaf, pengen bisa masak. :D
Well, dari yang gampang dulu lah bikin dessert pudding and cookies…hihihihi.
So, beberapa pekan lalu saya mulai mempraktekan beberapa desert, resep dari beberapa teman blogger, chefs dari milis dapurbunda yang saya ikutin, etc.
Karena belum beli oven, mulai dari yang dikukus2x dulu aja…
Beberapa jadi, sebagian besar gagal ;;)
Sutrahlah, bukan itu yang mau saya bicarakan.
Ini pengalaman pribadi aja siy, jadi kemarin saya pengen bikin Choco Lemon Cheese, desert yang isinya Cuma cheese cream, whip cream plus susu kental manis.
Lalu hunting lah saya untuk bahan2x tersebut ke Alfa BIntaro.
YeS, dapat Light cheese cream merek Yummi --- didepan kemasan ada logo Halal. Good.
Mata turun ke bawah rak, niy dia Whip Cream, kemasannya warna merah, saya lupa mereknya apa, but believe me merek ini banyak banget ditemukan di supermarket ternama.
Cuma itu kemasan saya bolak balik, ngga menemukan logo Halal, walopun disitu ada tulisan Arab, tapi kan…ngga jamin juga kali….
baca indrigents-nya, beberapa bahan yang saya ngga tau itu apa, yang jelas ada bahan2x dengan E numbers.
Yang saya tau E numbers itu penanda untuk emulsifier, rumors said sebagian besar dari lemak binatang (yang tidak halal).
Saya bertanya kepada pegawai Alfa, barang itu halal ato tidak.
Yah, seperti yang saya duga sebelumnya, dia hanya memberi senyum sembari mengatakan tidak mengerti tentang kode E-numbers itu. :-S
Dulu saya punya tabloid HALAL, yang menuliskan apa2x produk yang halal, ada juga buku panduan tentang E numbers yang ngga halal. Sayang kedua informasi cetak itu lenyap bersama banjir. :((
Lalu saya ke supermarket lain, saya yakin di tempat itu ada Whip Cream merek Anchor yang saya yakin udah ada sertifikat Halal, minimal ada logo Halal dikemasannya.
Sampai rumah browsing tentang E numbers, nyari mana yang halal mana yang tidak, untuk panduan belanja bela beli snack untuk anak2x dimana produk import udah banyak masuk ke Jakarta (coret) kaya’ bintaro.:
Voila, dapat, keluaran www.kingmosque.org.uk
Okelah sementara diprint dulu buat panduan, cuma yang rada saya sesalkan,
Kok saya TIDAK menemukan informasi ini dari website local, dari websitenya mesjid Al Azhar, perhaps ? yah, mungkin karena saya yang ngga jeli kali.
Harusnya ada ya (dan mudah2x an ada)…secara mayoritas penduduk Indonesia itu muslim.

Monday, March 19, 2007

the four finger pianis

sebulan kemaren,gw berangkat kerja ama atoknya kezia kevin.
he's a-DELTA FM 99,1 - listener.
nah, sebulan kemarin itu, dipromosiin konser heeah ahli (spellingnya mungkin salah),
the four finger pianist, and she doesn't have normal legs also.
emang dasar gw suka telmi, gue sempet mikir four fingers itu each hand (total 8 jari), baru pas denger testimonial Addie MS (di saluran radio yang sama,eh bener kan conductor twilte orchestra itu namanya Addie MS??? 8-}), ada partitur yang sebenarnya diciptakan untuk 4 tangan (means 20 fingers). Ada yang bisa melakukan sendiri (means 10 fingers). itu udah jago banget. Nah, gadis kelahiran tahun 85 ini bisa memainkannya sendiri (means 4 fingers).
klik disini buat liat perfomance-nya.
terkesima pasti, hebat banget ibunya yang punya spirit untuk struggle.
buat yang pengen, konsernya di Balai Kartini tanggal 31 Maret, tiket (kalo ngga salah) variasi dari Rp 1.000.000 sampai rp 100.000,-