Tuesday, March 13, 2007

wis kul - dibuang sayang

Mohon maaf seandainya ada yang lapar...
cerita yang sempat tak terungkap waktu ke Jogja kemaren, karena banyaknya cerita.

Postingan kali ini mengungkap apa-apa yang masuk perut gue selama 2 hari itu. Menyenangkan dengan biaya murah, kita bisa happy.:D

Our breakfast
Soto Kadipiro

Lokasi as picture shown below


Price : lupa semangkoknya berapa, yang jelas kita berlimabelas tambahannya udah pake ati-ampela seorang (gue mungkin lebih ;;)), kerupuk dan segelas the hangat manis cost Rp 300 ribu saja.


Our Snack
Jadah Tempe dan Tahu

Lokasi : we have this in Kali urang at mbak bulan (arif’s sister) inn.
It is tempe/tahu bacem with ketan putih
Price : Rp 3000/pcs (kalo ngga salah...)
Tips : sebiji kenyang buat ganjel perut jangan lapar mata




Our Lunch
Regular restaurant which provide ikan air tawar a.k.a Moro Lejar
Tips : ada masakan ikan2x kecil yang digoreng, lupa namanya sedaaappppp.
Cost : lumejen mahal kayaknya berlima belas kayaknya 400 ribuan. Tapi itu udah pake minum yang 'aneh-aneh' (jus, es inih, es ituh,ngga sekedar es teh)

Our dinner
Bakmi Pele – Alun- alun Utara
Cuma buka malam hari
Price : Rp 10.000,- semangkok besar.
I try Bakmi Godok Campur, try Bakmi Goreng Campur is tasty also.
tips : banyak pengamen, sedia uang kecil.

Our Lunch - the next day
Gudeng Yu Djum
Price Rp 20.000,untuk sepiring nasi + telur + paha atas
Lokasi : near by UGM campus
tips : jangan pake jaket,panas bow!
second tips : beli gudeng ini buat dibawa pulang, jangan lupa dimakan. Pulang dari jogja gue ke rumah nyokap dulu, karena anak2x dititip disana. Truz, pas balik ke bintaro lupa bawa gudeg ini, besoknya gue ke rumah nyokap...tinggal telurnya. :((

See?happy kan?

Thursday, March 08, 2007

lagi dan lagi

dan sampai kapan?
*speechless*

aku memang tidak lahir dan tidak dibesarkan disana,
menginjak ranah itu terakhir kali sudah hampir 10 tahun,
tapi disitu tanah leluhurku,
dan aku sedih
teramat sangat.

innalilahi wa innalilahi rojiun
untuk tanah leluhurku, untuk saudaraku di Manggarai, untuk penumpang pesawat Garuda itu.

Monday, March 05, 2007

TRAVELER'S TALE belok kanan : BARCELONA!

menekuni ke hobi weekend ini.
Abis blogwalking ke situs suami gila, ternyata udah nerbitin buku baru, yang berkolaborasi dengan istri dan dua temannya yang lain. (ninit yunita, alaya setya, iman hidajat)
Sabtu ini langsung ngibrit ke Gramedia Puri Indah (hihihi, masih ngungsi ke rumah nyokap),
Ceritanya, Francis, Yusuf, Farah dan Retno bersahabat dari SD.
Sekarang (they're in their late 20's /early 30's) bekerja di negara yang berbeda2x, and none of them tinggal di Indonesia.
Francis who works as pianist mau merid, he invited his three best friend, semuanya berusaha untuk datang dengan misi yang berbeda. (baca ndiri aja misi mereka apaan…:D).
The problem is, ketiganya ngga banyak duit buat terbang ke Barcelona, so pertualangan mereka ini yang seru.
Gue sampe ngos-ngosan juga bacanya, apalagi bagian yang menceritakan Yusuf yang sampe disetrum dan disiksa polisi.
Novel ini kayak guide yang ngasih tips the do's and the don’ts jadi turis/backpacker, beberapa diselipin dengan point of interest di kota2x yang mereka singgahi, tapi jauh dari ngebosenin.
Di akhir novel ditutup dengan kisah yang manis pula.
Asiklah pokoknya, inget ibu ini dan ais yang doyan traveling, backpacker style pula.
Buat gue, orang-orang inilah yang KAYA dalam arti sesungguhnya, (mungkin) saldo di tabungan ato di dompet minim, tapi saldo di hati dan pikiran unlimited.
Dan gue semakin ngiler dengan mimpi gue yang ini.

picture taken from the author's site.

Wednesday, February 28, 2007

a message from her

tulisan gue yang ini, ternyata dibaca siempunya cerita.
ini pesannya lewat inbox di account friendster gue,
berikut sekilas kronoligis peristiwa itu
be tough my friend :(

Ki,Ini Ana.ISeng buka blog loe.Gw kasih comment disana,ga tau terima ga.Gw terharu banget elo nulis ttg 10 Des itu.Ya Allah Ki gw pun tidak pernah bisa percaya Suamiku telah tiada.Dalam hitungan detik ki antara ada dan tiada itu.Dia ada disebelah gw, dia bicara sama gw sebelumnya di mobil,dia beli kaset "Ungu"...judul Andai Ku Tahu yg di setel terus waktu kita pulang lebaran kemaren ke Jkt.HAnya panggilan "De..." itu yg terdengar sebelum Allah memanggilnya.Rencan pulang ke KL mlm 10 Des, tapi Allah memulangkan dia ke Rahmatullah.Ya Allah andai dapat ku tukar menanggung juga kecelakaan itu tapi dia tetap ada,but aku selamat dan harus kehilangan dia satu hari sebelum 2nd Anniversary.Ya Allah ki,hancur rasa smuanya,terbang nyawa ini rasanya.Apalagi ktk memeluk dia dikamar mayat,memegang kepalanya yg terluka,melihat pemandiannya tuk terakhir kali.Masya Allah ga akan terbayang apa yg berkecamuk di hati dan pikiran.Friends,cintailah siapapun pendamping hidupmu.Sebagaimanapun keadaan & kekurangan dia,dia ttp yg akan menemani hidup kta,yg slalu ada buat kta,yg slalu berusaha nyeningin kta bgmanapun dia usaha.Karena ktk kita sudah kehilangan dia, hanya Doa dan Airmata yang bisa kta berikan.HAnya kenangan indah yang terlukis dan tak akan dpt dilupakan.Mohon doanya smoga Almarhum SuamikuRinggo diterima disisi Allah SWT.Thanks ki
Ana

I like this quote :
Friends,cintailah siapapun pendamping hidupmu.Sebagaimanapun keadaan & kekurangan dia,dia ttp yg akan menemani hidup kta,yg slalu ada buat kta,yg slalu berusaha nyeningin kta bgmanapun dia usaha.Karena ktk kita sudah kehilangan dia,
hanya Doa dan Airmata yang bisa kta berikan.HAnya kenangan indah yang terlukis dan tak akan dpt dilupakan

Thursday, February 22, 2007

update lagiii

Terima kasih banget buat teman2x yang telah mendoakan/mensupport atas peristiwa luar biasa ini.Ngga nyangka akhirnya gue menjadi one of the victim, yang selama ini gue cuma liat di tivi.
Parahnya, pihak HRG tempat gue bekerja entah lelet, entah ngga mau tau, entah alasan effesiensi, tidak memberikan bantuan sama sekali. Salah satu dari pegawai HR datang ke rumah gue seminggu kemudian, kebetulan gue di rumah mama, di Puri Indah. Melihat rumah sudah bersih, gue mendapat predikat 'ringan' untuk dasyatnya banjir.


Sedada ringan yang berat semonas ya,om?

Lain kali nanya dulu ke pemilik rumah, kalo ngga percaya Tanya tetangga kiri kanan depan belakang, kalo masih ragu juga nanya pak RT. :-O
O2n juga jadi orang.

But, temen2x divisi gue memberikan bantuan materi, lumayan lah.
Tapi gue bukannya mau sok ato sombong sih, (heheheh, abis HRG ngga ngebantuin BT), sebagian dari uang mereka gue kasih ke orang lain yang gue rasa lebih membutuhkan (ya iyalah, banjir dirumahnya seatap,gimana ngga parah?).

Minggu lalu, gue kerumah lagi, mau bersih2x lagi. Masih bau kotoran deh, apalagi dapur. Berhubung ruangan ini vital banget, gue kerja keras untuk mengusir bau di dapur ini.
- Porstex 3 kali, 2 yang pertama malah ngga dicampur air.
- Di Karbol 3 kali juga,
Hasilnya :
Bau hilang, dan lantai dapur putihhhhhh banget, lebih putih dari sebelumnya. ;;)

Terus geli juga ya baca koran pasca banjir
Tahun 1996 banjir juga cukup hebat, vila liar dipuncak dikambing hitamkan lalu dibongkar paksa.
Tahun 2002 banjir hebat datang lagi, kawasan puncak kembali dikambing hitamkan.
Tahun 2007 ini, gue baca harian Seputar Indonesia kemarin , Pemda Bogor akan mentertibkan kawasan Puncak

Lho Om, udah 11 tahun belum kelar2x juga ya mentertibkan kawasan Puncak??? @-)@-)@-)

Apa BUSH harus datang (lagi) ke Jakarta dan pas Jakarta banjir, biar langsung ditertibkan tuh kawasan , seperti aparat bapak ato instansi terkaitlah mentertibkan daerah sekitar istana beberapa waktu lalu?

Monday, February 12, 2007

thanks God, ini bukan Pantai Lok Nga, ini bukan Sidoarjo.

Kamis, 1 februari
Sebelum jam 12 siang, baby sitter anak2x nelfon, katanya rumah masuk air. Pikir gue, mungkin kamar belakang (yang memang letaknya lebih rendah dari rumah ini, sekaligus lebih rendah dari jalanan) suka kemasukkan air jikalau hujan lebat.
Tapi ketika menelfon lagi, meminta para assisten untuk mematikan steker listrik, tersirat nada cemas mereka.
This must be serious,then. Gue memutuskan untung pulang.
Dapat taxi, alhamdulilah jalanan lancar, but wait, ketika taxi sudah sampai McD sektor 9, air sungai meluap sampai jalanan! Ooo, tapi gue masih relax.


Photobucket - Video and Image Hosting


foto diambil dari taxi

Taxi tidak dapat belok ke kanan, ke arah Graha Taman – British School, terpakasa jalan terus melewati sekolah Aulia. Dan berikutnya, taxi yang kutumpangi tidak berani melewati, gara2xnya dipertigaan antara sektor 9 dan Jl. Raya Jombang sudah bebentuk lautan. Tadinya gue mau nekat jalan menerobos, tapi beberapa warga bilang jangan karena takut keseret arus. Seorang warga menawarkan motornya untuk disewa, memutar lewat jalan tikus.
Akhirnya sampai ke komplek Vila Bintaro Regency, tapi lewat blok H, bukan gerbang utama.
Di blok H tidak banjir, gue tenang, tapi ketenangan gue hanya berlangsung 2 detik. Tak lama terlihat pemandangan yang tidak pernah terpikir sebelumnya,
Bulevar komplek ini layaknya seperti sungai, sampat sebetis gue. Belum derasnya air, layaknya sungai.
Beberapa warga melarang gue ke blok A, karena disana sampai airnya setinggi dada.
What the heck! Kedua harta saya yang berharga masih dirumah itu.
“tapi mereka sama pembantu, kan mbak?”
“ F%^* you(maaf), insting pembantu kan beda sama insting ibu!”

Photobucket - Video and Image Hosting

foto depan ruko

gue nekat jalan melewat ‘sungai’ itu, tak lama ada tetangga belakang rumah, kami berdua berjalan bergandengan tangan agar dapat melawan arus. Waktu tempuh normal 10 menit dari bundaran komplek sampai ke Mesjid komplek menjadi lebih dari setengah jam.
Sampai di mesjid banyak ibu2x dan anak2x yang menyelamatkan diri. Setelah menitip HP dan dompet kepada seorang tetangga, gue nekat melawati kolam coklat itu yang hampir sedada gue.
Dengan susah payah, sampailah di rumah, gerbang masih terkunci, babysitter anak2x gue panggil, dua orang tetangga membantu gue mengevakuasi anak2x. Kezia mereka gendong diatas bahu, sementara kevin gue gendong, tujuan kami mesjid.
Gue terpaku sejenak melihat pemandangan ini, ada dan tiada hanya setipis nukleon.
Disini gue baru bisa tersenyum lagi, terserahlah isi rumah habis, yang penting anak2x selamat. Beberapa warga kembali kerumah mereka untuk menyelamatkan barang2x, gue pasrah aja. Percuma, tenaga ini sudah letih.
Alhamdulilah, kedua bs anak2x cukup tanggap, mereka menyelamatkan baju anak2x , susu, bubur dan diapersnya.
Hujan tidak deras hari itu, tapi debit air yang melewat sungai kecil didekat komplek ini sangat tinggi, kiriman dari bogor, hingga tanggul yang jaraknya 20 meter dari rumah kami jebol. Air masuk lewat saluran air, tak lama setelah menelfon gue, air saat itu masih semata kaki, kezia dan kevin diselamatkan dilantai 2, kamar assisten rumah. Satu orang lagi mengambil makanan mereka, baju dan susu.
Tak lama mereka berdua turun lagi untuk menyelamatkan barang2x yang masih dapat diselamatkan, katanya air telah mencapai pangkal paha, mereka pasrah dan naik kembali.

Photobucket - Video and Image Hosting

foto dari aula mesjid

Jam 4 air mulai surut, oh ya, saat itu hendri sedang ke kantor disini untuk melapor sehingga (alhamdulilah) mobil aman, doi sampai rumah jam 4-an. Gue melihat kondisi rumah, sekaligus berharap mendapatkan baju kering.
Rumah porak poranda, kulkas besar 2 pintu kami saja berenang2x di kamar belakang, ah sudahlah…

Anak2x gue titipkan di rumah sepupu, masih dikomplek yang sama, dekat dengan pintu gerbang (dari gerbang ke arah bulevar, jalannya menurun, sehingga rumah sepupu gue cukup tinggi). Mereka akan dijemput ortu gue
Jam setengah 6 gue kerumah, berniat untuk menyelamatkan surat-surat penting. Rumah b erantakan, tapi barang2x masih berada di ruang masing-masing, hanya berserakan. Rumah sedang dibersihkan oleh hendri, dibantu adik iparnya. Gue kembali ke rumah sepupu gue.


Photobucket - Video and Image Hosting

foto rumah dari pintu samping

Jam 7 hujan deras lagi, air naik lagi, ternyata malam itu air naik sampai sedada, lebih tinggi dari siang hari. Saat inilah barang kami yang hilang, karena semua pintu dalam keadaan terbuka, termasuk pintu pagar…

Jumat, 2 februari
Hendir stayed at our home, gue tidur dirumah sepupu, hujan belum juga reda.
Jam 12-an gue baru kerumah lagi air sudah surut sampai lutut gue, membantu hendri mengangkat beberapa barang ke gudang lantai 2. barang2x y7ang tekena lumpur (terpaksa) dibersihkan dengan air tergenang itu.
Gue foto2x ini keadaan rumah, buat kenang2xan sekaligus berharap rumah ini gue asuransi-in plus isinya. Lupa juga dulu ngisi asuransinya apa.

Sabtu, 3 februari
Hendri harus ke singapur selama 3 hari utnuk kalibrasi alat, agak reluctant siy sebenarnya, rumah lagi porak poranda gitu.
Ya sud lah, gue bisa bilang apa. Paling jalan2x komplek liat rumah2x lain.
Blok gue masih kerendam, sementara blok lain di jalanan airnya sudah surut. Mereka udah pada bisa bersih2x. Karena jalanan udah kering, gue ke Alfa beli ember, karbol, sabun cuci, kain pel dan lain-lain.

Minggu, 4 februari
Air benar2x udah surut, gue ke rumah untuk bersih lumpur.
Bingung mau mulai dari mana, sini salah sana lebih salah lagi. Sempet chit chat aja ama tetangga2x yang juga pusing mau mulai dari mana.
Memang ngga ada air bersih, bersih2xnya pake air comberan dan air di kolam. Ngga lama tetangga2x pada datang bantuin gue bersih2x. Alhamdulilah, blok ini memang kompak siy warganya. Ngangkutin sofa aja diabntuin mobil salah satu warga juga. Sore2x udah putih tuh lantai, ngga kinclong tentunya, Cuma ngga berlumpur aja.

Senin, 5 feb
Rumah adek gue dah bersih plus listrik sudah hidup. gue angkutin baju2x basah kemaren kesana untuk dicuci plus beberapa peralatan makan. Kekar juga nih tangan nyuci 5 ember besar. Buat ngilangin lumpurnya dulu, ngebilasnya siy mau numpang nyuci pake mesin dirumah nyokap.



Selasa, 6 Feb
Hujan turun dari tengah malam, air naik lagi sampai sebetis. Oh MG, frustasi banget dengernya…keknya sia2x banger bersih2x kemaren.

Rabu-Minggu
Sempet di hotel 2 hari karena di rumah nyokap mati lampu 3 hari, repot aja ngga ada air sementara punya 2 babies. Sisanya bersih-bersih. Beberapa pihak jelas diuntungkan dari kejadian dasyat ini,
Pak Sitam teknisi klangganan kami mengeluh sepinya order 2 minggu yang lalu, kemaren pas ditelfon sudah full booked, para pemulung yang kelimpahan banyak majalah2x bekas, besi2x ngga terpakai, dll, para penduduk dari ‘kampung’ yang dapat order buat bantu2x nyuci, mereka diupah Rp 35 ribu sehari.

Photobucket - Video and Image Hosting

tukang loak panen

Untung rumah tempat tinggal gw bukan kedua tempat diatas, ngebayangin buka lemari ketemu bangkai kecoak aja bikin gue panik, apalagi bencana 26 Desember 2004 itu ya? buka ini ngebalik itu yang ditemukan dead body.

Senin, 12 februari
Masuk kantor lagi. Rencana nelfon bagian HR, karena rumah ini ngutang dari kantor. Asuransi juga diurus dari kantor, nyari kemungkinan komputer yang rusak plus elektronik lain maupun barang-barang yang lain dapat diganti dengan asuransi tsb,dan ternyata...
Mas Budi Permana yang dengan baiknya mengurus pinjaman gue dua tahun lalu dan pinjaman komputer 5 bulan lalu, dipanggil Sang Khalik karena kecelakaan motor, Jumat Malam sepulang kerja. Innalilahi wa Innalilahi rojiun, semoga diterima amal ibadah almarhum. Amin

Monday, January 29, 2007

another year

Setahun sebelum keinginan itu terwujud,
Well, tampaknya belum bisa terwujud dalam waktu dekat,

But still, thank u so much Dear Almighty God,
To let me still see this world,
See my Babies grow,
Kiss My Husband,

And much2x more
Alhamdulillah

Wednesday, January 24, 2007

untuk seorang teman

Bukankan telah kukirim pesan untuk kalian,
“seandainya gue tau, gw juga ngga bisa datang menyaksikan hari bahagia kalian, senyum kemenangan elo, loe tau kondisi gue waktu itu yang mau ngelahirin..Doain anak gue jadi anak sholeh dan gue doain juga semoga loe dan N jadi keluarga sakinah mawadah warromah, amin”

dan anak keduaku belum dapat berjalan,
menyuap nasinya sendiri masih berantakan,
minum dari gelas masih sering tumpah,
ibarat manusia,
usia pernikahan kalian baru fase bayi,
tetapi perahu itu telah karam dari beberapa waktu lalu.

Kenapa, teman?
Apakah tidak ada jalan lain,
Mimpi2x kalian punya sepasang anak , seketika gue kirim foto buah hati gue,
Mimpi2x kalian membesarkan anak di kota kecil jauh dari nistanya Jakarta,

Kenapa,teman?
tapi apapun pilihanmu,
kami yakin kalian telah memikirkannya dengan baik,
semoga.

-dari kami berenambelas-

Saturday, January 20, 2007

salah ibu? atau salah rumah sakit?

one of my mate give birth to her second daughter.
her baby girl so adorable. Ngelahirinnya di Rumah Sakit belakang Plaza Semanggi situ.
kita melihat kecantikan baby ini dibalik kaca.
Kemudian balik lagi kamar tempat temen gue berisitirahat, yang sedang menceritakan pengalaman kelahiran baby #2,nya, yang juga normal. Agak ngga lazim dari beberapa artikel yang gue baca (dan kebetulan salah satu temen gue yang melahirkan normal di RS Pondok Indah juga begini), anak yang lahir normal biasanya langsung diletakkan dibadan si ibu, as soon as possible, untuk langsung mendapat ASI, or at least 'melatih'
refleknya. Di rumah sakit ini, ternyata enggak.
Kemudian saya kembali ke kaca, untuk melihat bayinya, and she wasn't on her crib, she was gone.
dipangku oleh sang suster...untuk DISUSUI DENGAN BOTOL! Yang mana gue yakin itu formula.
Yikes, gue dan Endang, salah satu rekan yang ikut menjenguk 'mendidih' donk, komplain ke temen gue
"Anak loe dikasih formula tuh!!!!" Endang teriak2x heboh

and she answered

"biarin deh, gue juga masih capek, pengen istirahat"

yahhhh...Hak Asasi Si Baby untuk mendapat yang terbaik dalam 6 bulan kehidupannya telah dilanggar, tapi dalam kasus ini, salah sapa?

Saturday, January 13, 2007

2 tahun sudah

wow, dua tahun sudah rumah ini ada. awalnya terinspirasi oleh rumah tami dan rumah gamal. tami akhirnya menulis di multiply.
gamal karena kesibukkannya ngga diupdate2x tuh blog, ato gue ngga tau dia pindah kemana. ;)
anyway, I'd made lots of friends,so, thank you for the great pleasure.

Wednesday, January 10, 2007

Saya Terbakar Amarah Sendiri


buku berdasarkan wawancara kedua jurnalis diatas dengan Alm Pramodeya Ananta Toer.
terbagi dalam beberapa bab, seperti tulisan kecil di cover
"memukau...pilu tiada akhir" Noam Chomsky

merinding gue baca buku ini,yang isinya...

  • Tentang luputnya bangsa ini mengingat M Yamin sebagai salah satu pelopor Sumpah Pemuda 28,
  • Tentang pembakaran tulisan-tulisa pram,
  • Tentang murahnya nyawa tahanan pulau Buru, yang dieksekusi ditangan bangsanya sendiri,
  • Tentang sungai penuh darah,
  • Tentang bangganya generasi sekarang berbahasa asing --- (hampir) hilang indentias bangsa ini,
  • Tentang ketidaksukaan almarhum atas fasisme Jawa (ngga cocok neh ama mbah marijan),
  • Tentang opininya yang mengatakan penjajah terburuk di Indonesia ini, tidak dilakukan oleh belanda atau jepang, namun oleh bangsa ini sendiri,
  • Tentang mental pengecut bangsa ini yang beraninya keroyokan, (tawuran harus massal, one to one, terlalu takut untuk man to man)
  • Tentang matinya kesenian asli bangsa ini (pantes sinetron aja nyiplak),
  • Tentang penjarahan besar-besar kekayaan alam ini pasca 1965,
  • Tentang pendidikan bangsa ini yang tidak mengajarkan berkreasi dan berproduksi (masa negara maritim, garam aja import?)
  • Tentang timor leste dan aceh,
  • Tentang ...banyak lagi...

Rasanya buku ini wajib jadi bacaan siswa dan mahasiswa. Agar bangsa ini bisa keluar dari ketepurukannya, tak banyak harapan para elite sekarang untuk merubah paradigma mereka.

Dan saya kok (tambah) malu menjadi bagian dari bangsa ini?

Tuesday, January 02, 2007

PR lageee???

eits, postingan pertama tahun 2007 neh. Detik2x menjelang berakhirnya tahun 2006, ketimpuk PR nih ama emaknya dzaky , maap ya baru dikerjakan, tau lah kemaren kan sulit akses internet. Gw pake speedy, herannya cuma blogger (yang belakanganya pake blogspot deh) ngga bisa keakses.
Here we go...

Buat Ngerayain Tahun Baru
Ah udah lewat tahun baru 2007, but enywei, gue bukan tipe orang yang heboh mau kemana atau ngapain kalo tahun baru. Ada acara datang, kalo engga molor ;;)

Rencana or Impian yang belum tercapai
- Lebih kurus 20 kg! :D
- Naik haji (nunggu saham kantor > dari 1200 neh :D)

Kejadian yang jangan sampai terulang lagi tahun depan
Apa ya?? Kayaknya semua berjalan normal alhamdulilah, obstacle-nya ngga berat.
Recently, siy, tengah malam jagoan gue rewelllll banget, gue kesellll banget sama Kevin, ngedumel sendiri, menina bobokan dengan misuh2x, dongkol banget, gue marah-marahin dia ngga jelas gitu. (maafin bunda ya, nak :(().
Besok sore gue dapat kabar, temen kantor gue, Surya, terpaksa melahirkan caesar, premature 6 bulan, karena tekanan darahnya tinggi sehingga menghambat supply oksigen dari ibu ke anaknya.
Lalu babyboy-nya yang lahir cuma 900 Gram, hanya bertahan..3 hari! Tanpa Surya,sang ibu, berkesempatan menyusui, memeluk erat, membelai, mencium wanginya, memandikannya, bermain, melihat senyum jagoannya, hiks...hiks...Gue nangis seketika :((.
Sampai rumah gue ngibrit nyari Kevin. Gue cium2x dia sampai dia nangis karena emaknya heboh gitu. Jangan sampai gue egois sesaat lagi!

Hal yang membuat tegar dalam kegagalan
Everything happen for a good reason, banyak orang yang lebih menderita/lebih susah dibanding gue, mereka bisa survive!

Next Victim???
Sapa ya??? Momi dallas, momi Connecticut, dan dini ,atao sapa aja deh. kalo pada belummmmm.

Monday, December 25, 2006

Prison Break vs Barney

pas bulan puasa kemaren, pernah chatting dengan si tukang sate kulit , sebentar2x jeng ini permisi, mau nonton Prison Break dulu ya, pas iklan gue balik lagi, begitu ujarnya. Penasaran juga jadinya, kata temen gue di cabang Batam, Lubeck, this is must see TV series. Lubeck 'taste'nya emang rada2x tinggi (baca buku aja tulisannya Albert Camus gethooo), kalo dia bilang bagus, pasti beneran bagus.
Hunting tuh DVD, complete season (katanya,ternyata cuma ampe 13 episode) kamis, tiga minggu lalu, ditonton weekendnya. Ugh, ternyata disc 1 nya parah banget, jadi ngga ngerti ceritanya apaan. Sempet nanya di forum Blogfam, jalan ceritanya gimana. baru jumat lalu chatting lagi ama si tukang sate, ternyata si scofield ini (diperankan oleh Wentworth Miller) ngerampok Bank, biar bisa dipenjara ama kakaknya Lincoln Burrows, yang bakal dihukum mati for a crime that he didn't commit. Jadi mereka mau kabur dari penjara. Ceritanya intinya gitu lah. Seru banget, scofiled a.k.a fish ini ternyata insinyur sipil (pantes aja mbak hani demen, satu jurusan...B-)) . Doi ngerti banget desain penjara Fox River ini, blueprint-nya bahkan dirajah di upper body-nya. Top kan!
Mana Wentworth Miller ganteng banget deh (dari websitenya baru tau ternyata dia multi racist, darah american african, lebanon, syiria, jahudi, german,de el el...pantes ganteng) . Status YM gue aja jadi "can't take my eyes on Miller".:x
Nah, kemaren sabtu, pas gue lagi nonton episode dimana si Fish ini, jebol westafel yang ada di cell-nya, (tembus ke pipa2x gitu deh nantinya), terus mereka-reka nanti kaburnya lewat mana, sementara teman cell-nya si Sucre nungguin di cell mereka, panik karena sudah lebih 10 menit Fish belom nongol juga, sementara para pertugas bentar lagi datang buat ngecek para tahanan, tegangggggggg banget bow...tiba2x layar TV item semua, DVD player gue (di)mati(in).

"kakak mau nonton Barney aja lah bunda..."
:((X(
*longsigh*, nunggu mereka tidur dulu deh.

Saturday, December 23, 2006

renunganku di malam jumat

waktu menunjukkan pk 19.15,ketika aku keluar kantor, kamis malam kemarin. terhenyak sebentar ketika menuju pintu luar, hujan mengguyur Jakarta tanpa ampun. Sempat bimbang apakah balik ke lantai 5 lagi, atau tetap menuju halte Ratu Plaza, tempat bus trans bintaro menaikkan penumpang, karena jadwal KRL AC Sudirman - Serpong terakhir sudah lewat sejam yang lalu.

Payung lipat aku kembangkan, menyebarang menuju halte. dari atas jembatan terlihat di depan Hotel Atlet Century antriannya padat sekali. Aku tetap berjalan menuju Ratu Plaza, tak tampak tanda-tanda bus telah datang, kemudian memutuskan ke Halte Plaza senayan, menembus jalan pintas dibelakang gedung Ratu Plaza, berharap bus sebelumnya 'stuck' di depan hotel.

Waktu menunjukkan pukul 19.30 ketika sampai di halte Plaza Senayan, penjual tiket bus mengatakan, bus dengan jadwal 7 malam pun belum datang. *sigh* , pastinya calon penumpang membludak, malas banget berjejal di bus walaupun Ber-AC. Belum waktu tempuh yang pasti lebih lama, pengalaman duapuluh dua tahun di Jakarta, kalau hujan lebat ekivalen macet dimana-mana.

Akupun memutuskan ke stasiun Palmerah, memakai jasa Perumka, apapun jenis keretanya, karena jadwal kereta AC tidak ada selarut ini. Seorang tukang ojek kutawar untuk jasanya, kamipun meluncur ke Palmerah. tak sampai 10 menit.

Loket tiket ditutup, seorang lelaki menyarankan aku ke ruang kepala stasiun.


"nanti bu, keretanya jam 20.15" jawabnya asal-asalan ketika kutanyakan jadwal kereta
"beli tiketnya dimana,pak?"
"nanti didepan dibuka" ketus
"kereta apa,pak?"
"lang sam"

*long sigh*

"KRL ekonomi jam 7 tadi dibatalkan"
"wah, pasti banyak deh penumpangnya yang terangkut,penuh nih pastinya"

samar-samar aku mendengan percakapan dua wanita yang berdiri tak jauh dariku.
mataku menatap anak-anak jalanan yang berkeliaran di sekitar kereta. Usia meraka tampaknya belum akil balik, tetapi telinga mereka telah ditindik dan dihias, dan sebatang rokok disela jari meraka. belum kata-kata kotor yang kerap keluar dari mulut mereka.

***
"assalamua'laikum, dek" kata Peni, kepada seorang pengamen cilik yang 'menawarkan jasanya' di sebuah warteg, di Simpang Dago 5 tahun lalu. tempat kami mengisi perut.
"hmmm" jawab si pengamen bingung
"kamu muslim?"
"iya, teh"
"kalo saya sapa assalamu'alaikum, kamu harus jawab apa?"
"wa'alaikum salam"
"begitu donk, ini..." selembar limaribuanpun berpindahtangan
pengamen cilik pun bergegas pergi
"eits, bilang apa"
"terima kasih,teh"
"kembali" senyum dimuka Peni mengembang, seorang aktivis dakwah di kampusku dulu, salah satu teman terdekat kami.

aku, alia, novita dan iin saling bertatapan
"duh, tu anak, rajin banget seh kasih ceramah, kasih 500 perak aja juga seneng tuh pengamen"
dumelan kami saat itu.

***
ingatanku kembali ke lima tahun lalu, saat kami, yang saat itu baru lulus kuliah berlibur sejenak di Bandung.
yah, kita jugalah yang sering keras kepada mereka, sehingga hati mereka pun keras, tak banyak orang seperti Peni yang untuk sejenak melembutkan kekerasan itu.

"KRL ekonomi dari depok jurusan serpong masih tertahan di stasiun cawang, KRD rangkas bitung berangkat dari tanah abang"
sayup-sayup aku mendengar pengumuman

"mending nunggu KRL ato naik langsam aja ya,mbak" tanya ku pada seorang wanita yang beridri diseblah ku
"mending langsam aja,mbak, KRL bisa aja lebih lama"
"suka penuh ngga,mbak?"
"penuh banget,mbak. mending mbak didepan aja"

didepan maksudnya adalah di lokomotif, biasanya tidak begitu ramai, tapi ada 'tarif khusus' yang dipungut.
akupun mengikuti beliau kedepan
tak lama KRD berhenti tepat didepanku, dan aku segera naik. Cuma ada 10 orang disana, tak lama petugas pun memungut 'tarif khusus' tersebut.

"bliau dapat 20 ribu malam, ini, 600 ribu berarti sebulan,per sekali jalan"
angka yang cukup besar, walaupun masih jauh dari cukup untuk meghidupi keluarga, itupun kalo tidak dibagi-bagi rekan sejawat.

Tak lama kereta bergerak,menuju Stasiun Kebayoran. Penumpang berjubel disana. Banyak orang yang berlari kebelakang, mencoba menaiki rangkaian 8 gerbong dibelakang loko ini, hanya ada 3 orang yang naik ke loko.
tak lama kereta bergerak kembali ke stasiun Pondok Ranji

'ngapain mereka sempit-sempit di gerbong'
'penuh,sesak,gelap, bau pula'
pikirku selama perjalanan.
kali itu, kali aku kedua memakai jasa kereta Lang Sam, kereta benar-benar merakyat, kereta yang sering dijadikan bahan guyonan segerbong dengan kambing dan ayam.

'disini bayarnya kan cuma 2 ribu, ngapain bela-belain gratis siy di gerbong'

memang sudah rahasia umum, penumpang kereta ini jarang yang membayar resmi unutk tiket seharga Rp 1.500.

'emang mereka sulit ya, bayar 2000 ribu aja, ganggu cahflow mereka'
'dua ribu nominal lebih kecil dari sebotol NU Tea yang nyaris aku konsumsi setiap hari'

how lucky I am,ngga tiap hari harus berdesak2xan , demi menghemat 2 lembar seribuan.

Monday, December 18, 2006

leaving on a jet plane


Not In Malaysia,
Nor in Saudi Arabia,
But India,
Mombay to be precise
The place where he’ll make the ends meet.


When I kissed him goodbye, I cried,
and he laughed.
He said not to worry because it's just another of his regular work.
Despite the fact that now,
it is hundreds thousand miles away
and more than a month away.
And what he doesn't know,
part of me is missing when he left.

hiks, hiks, jadi into this song banget deh...
'cintakan membawamu,
kembali disini,
menuai rindu,
membasuh sepi,
bawa serta dirimu,
dirimu yang dulu,
mencintaiku, apa adanya'

By Dewa 19

Tuesday, December 12, 2006

janjiku di pagi kemarin

arienda wrote:

Dear Temans,
Inna lillahi wa inna ilaihi rajiun...
Telah berpulang ke Rahmatullah suami dari teman/sahabat kita, Yuliana Martin (
Ana) . Angkatan 1996 Kelas 3 A1, kemarin hari Minggu 10 Desember 2006 jam 9.00.
Jenazah telah dikebumikan kemarin sore.
Ana dapat dihubungi di 0815XXXXX.
Semoga keluarga yang ditinggalkan, terutama Ana teman kami, dapat tabah dan tawakal.


She's my mate from SMP through SMA, kalo tidak salah belum lama menikah, setidaknya aku menikah lebih dulu. Kata Arien, kecelakaan mobil.

To dearest Ana,
my deep condolence for your lost,
segala doa kupanjatkan,
agar engkau mampu melewati semua ini.

And Dear Almighty God,
I made a promise,
Gue ngga bakal misuh-misuh, ngedumel ngga jelas,
kalo abang ngga matin lampu kamar mandi ketika keluar,
kalo abang telat ngjemput di stasiun,
kalo abang abis dinas cuma bawa oleh2x buat Kezia dan Kevin,
kalo abang makan suka ngga nungguin gue pulang kantor,
kalo abang lebih suka menghabiskan weekend dengan tidur dibandingin nemenin gue belanja,
kalo abang suka ngga nutup pintu lemari,
but please,
bring him back to us, God
we still need him,
my babies still need him.

Thursday, December 07, 2006

Weekend In Jogja Day Two

Cerita 26 NOvember 2006
jam 7 kami sudah siap dan siap2x sarapan. Para lelaki masih terlelap, ternyata kemaren mereka pada dugem mumpung pulang ngga bakal ditanya ama anak bini. Setelah sarapan kami mengeksekusi Day Two Plan

PASAR BERINGHARJO!

Photobucket - Video and Image Hosting

terletak di depan MIROTA.
Agak sepi pasar walaupun sudah jam 8 lewat , ternyata hari itu di Joga (di banten juga siy, maap ya kang Jul, suara untuk anda kurang 2,saya dan hendri) ada Pilkada.
Errrr, milih apa ya? Gurbenur? Apakah gurbenur sana harusnya Sri Sultankah????
Photobucket - Video and Image Hosting
ENnwei, laper mata deh kalo liat kain2x yang cantik ini. Apa daya ATM Niaga jauh sekali.
Sesaat mengisi kantong belanjaan, tak lama gue menyusuri Malioboro untuk melihat pernak-pernik yang lain. Entahlah mengapa, napsu belanja gue lagi menguap, keknya males banget deh tawar menawar, padahal yang sandal, gelang, hiasan rumah, de el el itu lucu-lucu dan menarik.
Berkumpul kembali jam setengah 12, kami ke bakpia 25, gue membeli bakpia rasa keju dan makanan lain.
Kembali ke hotel, gue pengen beli Caping yang gue liat di Prambanan, lucu aja kayaknya Kezia make' itu pas jalan ke sekolah, ,jadi gue balik ke Malioboro lewat jalan belakang hotel. Sayang ngga ada yang jual, gue malah beli kuda lumping buat Kevin. :-D.

We had Nasi Gudeng for lunch di yu YUn. Lokasinya ngga jauh dari Kampus UGM dan agak (emang siy) masuk Gang.
Acay dan Dede ngga bisa makan, kemanisan.
'Seperti makan nasi pakai permen saja' komentar Ko Acay. Dede juga orang Batak, ngga biasa makan manis. Biasalah setelah itu kami foto2x ngga mutu aja. :)
Photobucket - Video and Image Hosting
Setelah makan siang, baru jam 2-an. Bang joseph pengen melihat jaminan yang dibiayai, kita2x pada BT muter2x ngga jelas. Sebelum Jam 3 udah nyampe deket Bandara, gue melihat plang CANDI SIMBASARI ngga jauh dari situ, jadilah gue minta pak supir mengarah kesana. Kami foto2x disana.

Photobucket - Video and Image HostingPhotobucket - Video and Image Hosting

Candi kabarnya didirkan oleh ABAD 8 ato 9, baru ditemukan tahun 1966. Sayangnya penjaga lokasi candi tidak ramah, tidak tau menau dan tidak mau cari tau juga tentang (seharusnya) objek wisata yang blio jaga. Huuuh, mental orang Indonesia banget seh!
Coba kalo seandainya kami turis asing, kan malu tuh! Yang mas Hari pegang itu adalah lambang kesuburan, konon kabarnya kalo pengen punya buah hati ,megang itu aja. Katanya lho yaaaa.
Photobucket - Video and Image Hosting
Gw pun bergaya ala model. hehehehehe

Nyampe bandara jam setengah 4, menuju Lounge. Huah, padahal pesawat kami, baru terbang 2.5 jam kemudian. Makannya kurang bervariatif menambah ke BT an detikdetik menjelang pulang. ANyway, We make a friend here, Hirohito Suzuki namanya. Eligible bachelor I might say :P
Umur 26, bekerja di Fujitsu as Semi conductor Engineer. Dia punya misi sosial ke Jogja yaitu menghibur dan mengajar rugby anak-anak Bantul, korban Gempa. It was his 2nd trip ke Jogja after the earthquake. DOn't know what he's up to, nyari istri orang jogja kali ya. hihihihi

Anyway, jam 6 sore, meluncurlah Adam Air ke Jakarta. .

Photobucket - Video and Image Hosting

Sekitar 2 jam kemudian, kembali gw dapat memeluk kedua buah hatiku.
We had great times.

Weekend in JOgja, (Still )the first day

5 menit dari Kali adem, belok kiri kami sampai rumah Kuncen Merapi tersebut.
Pas gue mau sholat di Mesjid diatas rumahnya, gue berpas-pasan dengan beliau. Weh, ini toh bintang Iklan Extra Joss tersebut.


Setelah sholat kami berkumpul di ruang Tamu mbah Marijan. Banyak orang yang berkunjung, kalo kami sih, pengen poto2x ama beliau. Menunggu sekitar 10 menit, 'orang sakti' ini pun datang. Jadilah kami bersilaturahmia dengan beliau.
Beliau berpesan untuk tidak mengambil foto dirinya karena 'Bukan Waktunya'.
Kami memilih mengikuti perintah beliau (yeah, walaupun dari sisi akademis atau logisnya sepertinya ngga ada) daripada curi2x moto beliau tau2x kamera rusak.
Beliau berbicara dengan Bahasa Jawa, bahkan dengan bahasa jawa tingkat tinggi, teman saya Evi yang menghabiskan masa kecilnya di Surabaya saja tidak mengerti, apalagi gue! Berikut wejangan Mban Marijan yang diterjemahkan dengan sangat bebas.

'Priyayi2x sekarang tidak punya attitude, walaupun sekolahnya tinggi. Saya orang bodoh, ngga pernah sekolah, tapi saya mengerti toto kromo.
Bahasa Jawa itu bahasa bagus/agung , mempunyai strata, bagaimana bercakap dengan teman, dengan orang yang lebih tua/dituakan dan dengan Sultan. Anak2x sekarang ngga diajarin lagi oleh orang tuanya, makanya banyak yang sombong dan besar kepada walaupun ngga tau apa-apa. Suka menganggap orang lain itu bodoh, orang yang merasa dirinya paling pintar diantara yang lain sebenarnya dia itu yang paling bodoh.
Saya ini orang biasa, yang mendapat mandat dari Sri Sultan HB IX, jangan membesar-besarkan saya, saya orang awam. Masyarakat saja yang menganggap saya luar biasa.
Jangan sebut Merapi meletus tapi Merapi punya hajat dan jangan ssebut2x wedes gembel
. '

Beliau bicara sambil menghisap rokok Kansas, tak lama beliau menoleh ke arah saya yang duduk selang satu orang diseblahnya.

kamu ngerti ngga saya ngomong apa?(dalam bahasa Jawa)

Gue pun celingak clinguk kebingunggan doi ngomong apa.

jadi saya ngomong panjang, kamu ngga ngerti saya ngomong apa? (masih dalam bahasa Jawa yang akhirnya teman saya evi terjemahin).

Beliau pun menertawakan gue sambil menutup mulutnya dengan tangan.hihihi, ya mbah…mbah siy ngomong pake bahasa Jawa mana saya ngeti, jawa kasar aja saya ngga ngerti palagi Romo Ingil yang mbah pake. Hihihihi.

Kami jadi cuma foto di depan rumah blio.


Photobucket - Video and Image HostingPhotobucket - Video and Image Hosting



Setelah itu we’re heading to Mojo Lejar Restaurant for Lunch. Menu andalannya ikan air tawar, enaklah suasananya lesehan, dibawah kolam ikan sambil mendengar percikan air terjun dari kolam. Liat aja tuh ibu (mungkin) hamil, Paulin yang tepar, terkulai.


Photobucket - Video and Image HostingPhotobucket - Video and Image Hosting



Salah satu temen gue di Desk Medan, Marwoto a.k.a Acay, ingin sekali ke Prambanan untuk Umroh'. Mobilpun meluncur kesana, namun gue ngantuk berat mana panas, sehingga ogah 'turun di prambanan.



Photobucket - Video and Image HostingPhotobucket - Video and Image Hosting



NOte : Oh ya, foto2x disini merupakan konstribusi temen saya arif dan mbak yesi bos gue, jadi walopun gue ngga ikut turun poto2x tetep ada.
Prambanan sekarang dipagarin, karena candinya banyak yang 'miring' pasca gempa bulan Mei 2006 yang lalu.

Jam 5an ke godean untuk meliat koleksi tas Read’s yang sudah diekspor ke Manca Negara,. Sayang harga tasnya cukup menguras isi kantong sehingga gue tidak berani belanja disana. :P
BIasa deh abis itu ke Dagadu membeli buah tangan untuk buah dan belahan hati tercinta.

Night in Jogja


Stelah sholat magrib dan mandi, kami ke Malioboro. Hanya liat2x di toko Batik terkenal, MIROTA, kemudian mencari makan malam. Kita kearah alun-alun untuk mencoba mencicipi BAKMI PELE di depan Kraton.
Photobucket - Video and Image Hosting

Selama menikmati makan malam, kami ditemani pengamen Mahasiswa. Kita suruh mereka menyanyikan 8 lagu :P
Kelar makan malam jam 9, kami menuju Beringin Kembar. Karena dah malam, beringin ngga kelihatan (ya iyalah...)



Photobucket - Video and Image Hosting
Pada sok tau, sehingga dari kraton kami jalan kesana. Duh bow, jauhnya. 30 menit walking lho! Kurus niy kayaknya gue.
Ramai bener kawula muda (bahasanya, kawula bow) yang menghabiskan waktu disana.
Semua rekan kecuali Dede dan paulin mencoba untuk berjalan diantara 2 beringin tersebut. Konon kabarnya kalo berhasil hajatannya dikabulkan dan orang tersebut berhati bersih. Doooo. :-D

Saya pun mencoba jalan diantara dua beringin tersebut, dan BERHASIL.

Photobucket - Video and Image Hosting


Yang lucu Acay, dia 5 kali mencoba. Pertama kali tiba2x badannya berbalik arah, dua kali kerah kiri hampir nabarak pagar beringin, sekali mencoba berlari-lari kecil tapi gagal juga!
Jam 10-an kita selesai, perut sudah sakit dikocok melihat temen yang salah arah. Kami pulang naik Andong. Sang kemudi, lupa namanya sapa adalah MC acara Jawa dengan menggunakan bahasa jawa tingkat tinggi, pembicaraannya selama jalan pulang hampir sama dengan yang diomongin si mbah,. Kata bapak tersebut, si mbah kenal baik denagn beliau. Setelah mandi (lagi), aku pun terlelap.